HATI, penentu nilai seorang hamba.

Advertisement
SUDUT HUKUM | Manusia merupakan makhluk ciptaan Allah yang paling sempurna bila dibandingkan dengan mkhluk-makhluk yang lainnya, sebagai mana termaktub dalam surah  at-tin ayat 4:
ôs)s9 $uZø)n=y{ z`»|¡SM}$# þÎû Ç`|¡ômr& 5OƒÈqø)s? ÇÍÈ  

 Sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaik-baiknya

Salah satu keistimewaan yang diberikan kepada manusia terdapat pada penciptaannya, dimana manusia ini terdiri dari 3 unsur:
1.      Jasad
2.      Ruh
3.      Inti ruh (hati)

Hati disini bukan hati yang tampak, namun inti daripada ruh.  Inti ruh inilah yang membuat manusia lebih mulia diantara makhluk lainnya dan akan menjadi yang utama diantara sesamanya.

Hati inilah yang membuat manusai itu baik atu sebaliknya, sebagaimana hadist nabi:

أَلاَ وَإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ أَلاَ وَهِيَ الْقَلْبُ 
"Ingatlah sesungguhnya di dalam tubuh manusia terdapat segumpal daging. Jika segumpal daging itu baik, maka seluruh tubuh juga baik. Jika segumpal daging itu rusak, maka seluruh tubuh juga rusak. Ketahuilah, segumpal daging itu adalah hati". (HR Muslim, no. 1599. Hadits ini juga diriwayatkan oleh al-Bukhari, at-Tirmidzi, an-Nasâ`i, Abu Dawud, Ibnu Majah, Ahmad, dan ad-Darimi, dengan lafazh yang berbeda-beda namun maknanya sama. Hadits ini dimuat oleh Imam an-Nawawi dalam Arba’in an-Nawawiyah, hadits no. 6, dan Riyadhush-Shalihin, no. 588)

Dalam hal ini, lukmanul hakim pun pernah mengisyarahkannya kepada raja dengan mengibaratkan hati kambing. Pada suatu ketika seorang Raja memanggil Lukman yang berprofesi sebagai penggembala kambing. Raja meminta kepada Lukman agar menyediakan makanan yang paling enak dari daging kambing. Lalu Lukman memasak hati kambing dan menyuguhkannya kepada Raja. Tanpa banyak komentar, Raja mengatakan masakan Lukman yang dibuat dari hati kambing sangat enak.

Di lain waktu, Raja meminta kepada Lukman untuk memasak makanan yang tidak enak dari daging kambing, lalu Lukman memasak hati kambing lagi dan menghidangkannya kepada Raja. Lalu Raja bertanya kepada Lukman, makanan yang paling enak dari daging kambing kamu buat hatinya, lalu saya minta makanan yang tidak enak dari daging kambing, kamu buat hatinya, kenapa begitu, tanya Raja.
Atas pertanyaan dari Raja tersebut, Lukman menjawab, wahai Raja, yang menentukan enak tidaknya makanan itu adalah hati. Raja menunduk sebentar lalu berkata, benar kamu.

Maka, dari ringkasa diatas, dapat kita ketahui bahwa yang meninggikan derjat manusia adalah hati, yang membuat hidup ini nyaman atau tidak adalah suasana hati. Oleh karena itu, marilah kita menjaga dan merawatnya. Jangan sampai ada virus-virus hati yang akan merusaknya, seperti takabur, riya, dengki, iri dan lain sebagainya.

Penyakit-penyakit hati tersebut tidak hanya berdampak di dunia tetapi juaga terjangkit hingga ke akhirat. Semoga hati kita senantiasa bersih dari-virus tersebut.
Ads