Shakuntala Dewi, genius matematika yang tak ada duanya

Advertisement
SUDUT HUKUM | pada tanggal 4 November 2012, google.com menampilkan sosok gambar perempuan di kotak pencarian.
siapa perempuan tersebut? ternyata dia adalah genius matematika dari India, Shakuntala Dewi. kecepatannya dalam menghitung tidak bisa ditandingi oleh komputer.  sehingga dia digelar dengan sebutan: huma calculator.



Pada 1977, di Southern Methodist Univ. di Dallas, ia menghitung akar pangkat 23 dari bilangan 201 digit (terdiri dari 201 angka) dalam 50 detik dengan tepat, mengalahkan komputer Univac, yang menyelesaikannya dalam 62 detik.


Pada tahun 1980, dia dengan benar mengalikan dua buah bilangan 13 digit hanya dalam 28 detik di Imperial College di London. Prestasi yang tercatat dalam Guinness Book of World Records 1982 ini adalah luar biasa karena waktu 28 detik itu termasuk untuk mengucapkan jawaban yang 26-digit itu. Ini dia angka-angka itu: 7.686.369.774.870 X 2.465.099.745.779. Jawabannya adalah 18.947.668.177.995.426.462.773.730. “Ini adalah rahmat Tuhan semata. Saya tidak berjasa apa-apa” kata Dewi tentang kemampuan dirinya. 

Ia dapat mengadakan pertunjukan sampai 2 jam, tetapi untuk melakukannya lagi ia harus menenangkan diri dua atau tiga hari. Menurut Prof Arthur Jensen, dalam penelitiannya tentang Shakuntala Dewi: “Dewi menjawab hampir semua soal lebih cepat dari kecepatan saya menyalinnya di notebook saya.” Jensen meberikan dua soal, akar pangkat tiga dari 61.629.875, dan akar pangkat tujuh dari 170.859.375. Shakuntala Dewi memberikan jawaban yang benar yaitu 395 dan 15, bahkan sebelum istri Jensen mulai menekan stopwatch.



yang menakjubkan adalah, orang terjenius dalam matematika ini tidak pernah sekolah, pernah ia masuk sekolah namun disuruh keluar oleh ayahnya karena tidak sanggup membayar.

dia juga mengalami masa kecil yang tidak menyenangkan, orang tuanya bercerai karena ketahuan bahwa ayahnya seorang gay. namun meskipun sudah bercerai, ayahnya sering datang pada ibunya untuk memukul ibunya, kemudian setelah ayahnya pergi ibunya memukul Shakuntala Dewi. itulah gambaran masa kecilnya,

meskipun hidup dalam penuh penderitaan dan tanpa pendidikan, ternyata dia mampu menjadi salah satu orang yang paling jenius di dunia dalam bidang matematika. 

Shakuntala Dewi meninggal pada 21 April 2013 di Bangalore India pada usia 83 tahun karena masalah pernafasan dan jantung.[]
Ads