Kenapa harus belajar?

Advertisement

Pertanyaan ini, sesekali harus kita tanyakan pada pribadi kita,supaya kita punya tujuan yang jelas untuk apa sebenarnya kita menghabiskan banyak waktu untuk sekolah dan kuliah. Ditambah lagi dengan hal- hal penunjang seperti kegiatan ekstra kurikuler.


Hal ini penting. Paling tidak untuk menambah kepercayaan diri supaya tidak goyah dengan hal hal lain diluar diari kita. Karena ada orang yang bilang “untuk apa belajar?, kan dengan bertani saja kita sudah bisa hidup malah tidak sedikit yang mencapai derjat kaya?”.


Maka dalam hal ini, “orang ini benar”. Karena tujuannya hanya untuk hidup semata. Namun harus diingat, kalau kita berpandangan seperti itu maka siap-siap menempati derajat yang sangat rendah dimasyarakat.

Karena kalau metode berpikir yang seperti itu yang kita pertahankan, maka kita juga harus lihat kesamping, kedepan, dan kebelakang. Pohon juga hidup, bukankah dia juga tak belajar?

Sekali lagi saya akan menjawab “benar”. Namun apa anda tidak memperhatikan perbedaan-perbedaan yang terdapat pada pohon-pohon tersebut. Perbedaan pohon yang selalu terkena cahaya matahari dengan pohon yang tidak pernah ada cayaha matahari jauh sekali bedanya. Dan pohon saja, yang tidak memiliki otak akan membengkok jika tidak ada sinar disampingnya. Kenapa mereka membengkok? Jawabannya tidak lain adalah hanya untuk mencari kehidupan yang lebih bagus.

Dalam kitab suci Al-quran, Allah menyebutkan:
_________________________________________________________

يَآيُّهَا الَّذِيْنَ اَمَنُوْآ اِذَا قِيْلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوْا فِى الْمَجَلِسِ فَافْسَحُوْا يَفْسَحِ اللهُ لَكُمْ وَاِذَا قِيْلَ انْشُزُوْا فَانْشُزُوْا يَرْفَعِ اللهُ الَّذِيْنَ اَمَنُوْا مِنْكُمْ وَ الَّذِيْنَ اُوْتُوْا الْعِلْمَ دَرَجَتٍ وَ اللهُ بِمَا تَعْمَلُوْنَ خَبِيْرٌ
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, apabila dikatakan kepadamu: “Berlapang-lapanglah dalam majlis.” maka lapangkanlah, niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: “Berdirilah kamu.” maka berdirilah, niscaya Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antaramu, dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (Q.S. al-Mujadilah: 11)
___________________________________________________________

Setelah memperhatikan itu, apakah anda masih mau hidup seperi binatang, atau tumbuh-tumbuhan? Jika masih, lalu apa nilai tambah ( added value ) yang membedakan anda dengan binatang?

Jika kita termasuk orang yang mau berpikir, tentu kita akan terus belajar, dengan tujuan akan ditinggikan derajat oleh Allah seperti yang termaktub dalam kitab suci.


Dan kita harus ingat  apa yang dikatakan oleh Santoso? “orang bodoh, sadar atau tidak, sengaja atau tidak, mau atau tidak, selalu tertipu oleh orang pandai”. Jadi jika tidak mau tertipu maka belajarlah.
Ads