Dua Bekas Tentara AS Saling Klaim Tembak Mati Osama Bin Laden

Advertisement
Dua Bekas Tentara AS Saling Klaim Tembak Mati Osama Bin Laden
NEWS | Rob O'Neill, seorang mantan anggota pasukan khusus Amerika Serikat (AS) yang menembak Osama bin Laden mengaku ia adalah tentara yang menembakkan peluru yang menewaskan pemimpin jaringan al Qaida itu.
Pengakuan O'Neill dibeberkan dalam laporan khusus selama satu jam yang ditayangkan oleh stasiun televisi Amerika Serikat Fox News.
Ia menegaskan bahwa dirinya adalah tentara yang menembakkan dua peluru ke kepala Osama bin Laden dalam suatu penyergapan di Abbotabad, Pakistan pada Mei 2011.
Menurut O'Neill, ketika para anggota pasukan Navy Seal Team Six mengetahui siapa yang menjadi sasaran serangan, mereka khawatir bahwa mereka akan dibunuh atau dipenjarakan.
Sejumlah pejabat Kementerian Pertahanan Amerika Serikat menuduh Rob O'Neill membahayakan keselamatan kolega-koleganya. Menurut mereka, O'Neill terikat pasal yang melarangnya mengungkap informasi ke publik dan terancam dipersoalkan secara hukum.
Klaim Rob O'Neill ini bertentangan dengan pengakuan yang diberikan oleh Matt Bissonnette, anggota lain pasukan elite Navy Seal Team Six.
Dalam bukunya No Easy Day, Bissonnette mengklaim ia adalah tentara yang membunuh Osama bin Laden.

Sumber: BBC Indonesia
Ads