Pendidikan Kepribadian

Advertisement
ILMU | Sejarah kehidupan manusia, belum pernah menunjukkan bukti akan adanya manusia yang bentuk fisiknya bercitra sama walaupun lahir secara kembar. Selalu bisa dikenali suatu ciri khas sebagai penanda seseorang berbeda dari yang lain. Kepentingan dan tujuan ideal hidup manusia bisa sama, namun detail dan nilai keduanya akan berbeda bagi setiap orang. Manusia adalah makhluk paling unik yang selalu ingin menunjukkan keunikan dari personilnya.

Pendidikan Kepribadian
foto: history1978
Dalam pengertian seperti itu keunikan merupakan akar keberadaan dan kebutuhan manusia untuk berkomunikasi, sekaligus sebagai cara manusia menunjukkan kehadiran diri personilnya. Oleh karena itu kebijakan dan strategi pendidikan haruslah unik yang berakar dari keunikan pribadi manusia tersebut.

Setelah kita mengetahui pendidikan dan kepribadian, tentu kita sudah bisa mengambil benang merah tentang apa itu pendidikan kepribadian. Pendidikan kepribadian berarti upaya mendatangkan perubahan individu secara integral mencakup sifat psiko–fisiknya melalui pengajaran dan latihan. Karena itu, penting menyadari kembali makna pendidikan sebagai suatu sistem pemanusiawian manusia yang unik, mandiri dan kreatif.


Pemanusiawian manusia, berarti ingin menempatkan manusia ini sesuai dengan proporsi dan hakekat kemanusiannya. Agar manusia menemukan kediriannya, maksudnya agar setiap individu itu menyadari dan memahami “siapa dia”, konsepsi seperti ini sangat penting sebagai landasan filosofis dan dasar motivasi untuk melakukan aktivitas belajar– mengajar, sebab manusia belajar harus juga terarah pada pembentukan diri manusia agar dapat menemukan kemanusiaan dan makhluk sosial dan makhluk ciptaan Tuhan Yang Maha Esa.


Praktik pendidikan itu pada hakekatnya merupakan usaha conditioning (penciptaan seperangkat stimulus) yang diharapkan pula menghasilkan pola-pola perilaku (seperangkat response) tertentu. Prestasi belajar (achievement) dalam term-term pengetahuan (penalaran), sikap (penghayatan) dan keterampilan (pengalaman) merupakan indikator atau manifestasi dari perubahan dan perkembangan perilaku termaksud.


Dengan demikian pendidikan kepribadian di sini merupakan proses pendorong dan pemberian peluang bagi tumbuhnya konsep diri dalam diri setiap peserta didik. (*Dwi Ari Setiawati)
Ads