Sejarah Shalat Jamaah

Advertisement
Sudut Hukum | Jauh sebelum disyariatkan shalat 5 waktu saat mi'raj Nabi SAW, umat Islam sudah melakukan shalat jamaah, namun siang hari setelah malamnya beliau mi'raj, datanglah malaikat Jibril ‘alaihissalam mengajarkan teknis pengerjaan shalat dengan berjamaah.

Saat itu memang belum ada syariat Adzan, yang ada baru panggilan untuk berkumpul dalam rangka shalat. Yang dikumandangkan adalah seruan ' ash-shalatu jamiah', lalu Jibril alaihissalam shalat menjadi imam buat Nabi SAW kemudian Nabi SAW shalat menjadi imam buat para shahabat lainnya.

Namun syariat untuk shalat berjamaah memang belum lagi dijalankan secara sempurna dan tiap waktu shalat, kecuali setelah beliau SAW tiba di Madinah dan membangun masjid.

Sejarah Shalat Jamaah
Saat itulah shalat berjamaah dilakukan tiap waktu shalat di masjid dengan ditandai dengan dikumandangkannya adzan. Nabi SAW meminta Bilal radhiyallahu ‘anhu untuk melantunkan adzan dengan sabda beliau SAW :

Wahai Bilal, bangunlah dan lihatlah apa yang diperintahkan Abdullah bin Zaid dan lakukan sesuai perintahnya. (HR. Bukhari)
Ads