Penafsiran Wahbah Az Zuhaili tentang Ayat yang berkaitan dengan Wajah

Advertisement
SUDUT HUKUM | Dalam al-Quran banyak ayat yang menyebutkan “wajah Tuhanmu”, “wajah Allah”, “wajah Tuhan mereka”, dan juga “wajah Tuhannya”. Semua ini mengesankan bahwa Allah mempunyai wajah. Berdasarkan penelusuran penulis, lebih dari sepuluh ayat yang menjelaskan tentang wajah Allah, namun penulis akan mengambil satu sampel pada surat Ar Rahman ayat 27:
dan tetap kekal Dzat Tuhanmu yang mempunyai kebesaran dan kemuliaan.
Dalam tafsir Al Munir karya Wahbah Az Zuhaili, ayat di atas diterjemahkan sebagai berikut: Tetapi wajah Tuhanmu yang memiliki kebesaran dan kemuliaan tetap kekal”. Wahbah Az Zuhaili juga menyatakan dalam kajian balaghahnya bahwa kata-kata wajhu terdapat majaz mursal Dzat Tuhanmu Yang Suci, dengan menyebutkan sebagian (wajah) namun yang dimaksud adalah keseluruhan (dzat).

Kata wajhu dalam tafsiran mufrodad Wahbah Az Zuhaili diartikan sebagai “Dzat”. Dalam penjelasan tafsir, Wahbah Az Zuhaili juga menunjukkan ayat-ayat Al-Qur’an yang mempunyai arti yang sama, seperti pada surat al-Qashash ayat 88:
Tiap-tiap sesuatu pasti binasa, kecuali Allah. bagi-Nyalah segala penentuan, dan hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan.
Wahbah Az Zuhaili menjelaskan ayat di atas dengan mengutip penjelasan Ibnu katsir yang menyatakan bahwa dalam ayat tersebut, Allah SWT menyifati Dzat-Nya dengan sifat “Dzul jalaali wal ikraami.” Yakni hanya Dia-lah Yang layak dan pantas untuk diagungkan. Dia tidak  didurhakai dan Dia-lah Yang layak dan pantas ditaati.