Raja-raja Arab Saudi

Advertisement
SUDUT HUKUM | Raja Arab Saudi saat ini adalah Raja Salman bin Abdul Aziz Al-Saud. Raja merupakan pemegang kekuasaan tertinggi di Arab Saudi, tapi kekuasaannya dibatasi oleh hukum Islam. Sistem kerajaan Arab Saudi sifatya turun temurun, jika Raja meninggal maka digantikan oleh keturunannya. Arab Saudi Raja tidak membuat undang-undang, hanya mengeluarkan dekrit kerajaan yang sesuai dengan syariah. Tugas yang paling sulit adalah mempertahankan konsensus di antara keluarga Kerajaan, para ulama dan suku-suku yang berpengaruh dalam masyarakat. 

Raja-raja Arab Saudi


Berikut ini daftar raja yang memimpin Arab Saudi:

Abdul Aziz bin Abdul Rahman Al Saud 

Raja Abdul Aziz bin Abdul Rahman Al Saud, lahir di Riyadh pada 1880 dan wafat pada 1953. Dia memerintah Kerajaan Arab Saudi pada 22 September 1932 hingga 9 November 1953. Raja yang juga dikenal sebagai Ibn Saud ini membangun kerajaannya berlandaskan Syariah Islam. Raja Ibn Saud berhasil mengubah Arab Saudi menjadi negara Islam modern serta kaya akan tradisi dan budaya. Abdul Aziz juga dikenang sebagai negarawan besar, yang pandai berpolitik, dan tahu bagaimana cara memanfaatkan sumber daya alam untuk kepentingan rakyat. 

Raja Saud bin Abdul Aziz 

Raja kedua Arab Saudi ini lahir pada 1902 dan wafat pada 1969. Saud ditahbiskan sebagai Putra Mahkota pada 1933 dan memimpin kerajaan pada 1953 hingga 1964. Selama memerintah, Raja Saud mendirikan berbagai kementerianseperti Kementerian Perdagangan, Kementerian Pendidikan dan Kementerian Kesehatan. Anak tertua dari Ibn Saud ini dikenal sebagai raja yang suka menghambur-hamburkan uang. Saud juga memberikan anak-anaknya jabatan tinggi dalam pemerintahannya. Kebiasaan ini membuat sang raja digulingkan oleh keluarganya sendiri. Sang adik, Faisal bin Abdul Aziz, pun naik takhta menggantikan Saud. 

Raja Faisal bin Abdul Aziz 

Raja Faisal lahir di Riyadh pada 1906 dan wafat pada 1975. masa pemerintahannya dimulai pada 1964 dan berakhir ketika dia wafat. Sebelum menggantikan Saud, Faisal diangkat menjadi Menteri Luar Negeri oleh ayahnya, Abdul Aziz. Pemimpin inovator ini dikenal sebagai raja yang saleh dan amat memerhatikan kesejahteraan rakyatnya. Faisal menjunjung tinggi program penghapusan perbudakan. Bahkan, dia membeli seluruh budak di Arab dengan uang pribadinya hingga tak ada satu pun budak di negara itu. Kemudian dia membebaskan budak yang dibelinya tersebut dan memberlakuan larangan perbudakan di Arab Saudi untuk selamanya. 

Raja Khalid bin Abdul Aziz 

Raja yang memerintah pada 1975 hingga 1982 ini naik takhta ketika Raja Faisal wafat. Khalid sebelumnya menjabat sebagai Gubernur Hijaz pada 1932 dan ditunjuk menjadi Menteri Dalam Negeri pada 1934. Raja Khalid banyak membuat kebijakan dalam pemerintahannya baik itu kebijakan dalam ataupun luar negeri. Pada 1982, Khalid berhasil memperbaharui persenjataan kerajaan dengan mendatangkan 16 pesawat tempur dari Amerika. Khalid wafat pada 1982 karenaserangan jantung. 

Raja Fahd bin Abdul Aziz 

Raja Kelima Arab Saudi ini dilantik menjadi Menteri Pendidikan pada 1953. Kemudian pada 1962, dia menduduki jabatan Menteri Dalam Negeri. Fahd naik takhta setelah Raja Khalid wafat pada Juni 1982. Fahd berkontribusi besar dalam bidang diplomasi internasional Kerajaan Arab Saudi. Kerja kerasnya mampu membuat perekonomian Arab Saudi berkembang pesat. Pria yang lahir di Riyadh pada 1921 ini wafat pada 1995 karena terserang stroke. 

Raja Abdullah bin Abdul Aziz 

Penjaga Dua Masjid Suci ini lahir di Riyadh pada 1924. Abdullah naik menjadi Raja pada 2005 setelah sebelumnya menjabat sebagai Perdana Menteri. Pemimpin yang dikenal murah hati tersebut sudah memiliki banyak pengalaman dan memberikan pengaruh besar pada kerajaan ketika masih menjadi Putera Mahkota di masa Raja Fahd. Sejak 1995, Abdullah sudah mewakili peran Raja Fahd yang terserang stroke. Abdullah dikenal sangat kuat memegang ajaran agama dan memiliki rasa tanggung jawab yang besar terhadap rakyat dan Tanah Air. Pada masa pemerintahannya Raja Abdullah banyak membuat kebijakan yang menjadikan Arab Saudi disegani di kancah Internasional hingga saat ini.Raja Abdullah wafat pada Jumat 23 Januari 2015 karena penyakit yang dideritanya. 

Raja Salman bin Abdul Aziz 

Raja yang lahir pada 1935 ini sebelumnya berhasil mengubah wajah Riyadh. Kota yang awalnya hanya memiliki 200 ribu penduduk kini menjelma menjadi kota kosmopolitan dengan lebih dari 7 juta penduduk dan menjadi rumah bagi puluhan perguruan tinggi berkualitas tinggi. 

Raja ketujuh Arab saudi ini dikenal sebagai sosok yang memiki semangat besar khususnya dalam reformasi danperubahan sosial untuk negaranya. Salman pertama kali diangkat menjadigubernur ketika usianya baru 19 tahun. Raja Salman sebelumnya juga pernahmenjabat sebagai menteri pertahanan dan banyak bertkontribusi untuk negaranyadi masa Raja Abdullah. 

Seiring dengan terjadinya sejumlah perubahan sebagai akibat dari meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan sosial yang sangat cepat. Mengharuskanpemerintah Arab Saudi untuk mampu mengatur dinamika masyarakatnya. Konvensi lokal tradisional yang semula menjadi acuan berjalannya roda pemerintahan, dinilaisudah tidak mampu lagi diterapkan di negara tersebut. Kepemilikan industri minyakdan bertambahnya wilayah-wilayah menjadikan faktor terjadinya perubahan secarasignifikan. Jika kondisi seperti ini tidak segera ditanggulangi, maka pemerintah akanmengalami kesulitan jika tidak dibantu badan-badan administrasi yang fleksibel. Oleh karenanya, Raja membentuk dewan menteri guna bertanggung jawab atas anggaran dan urusan pemerintah lokal maupun regional.
Advertisement