Metode dan Teknik Penyelidikan

SUDUT HUKUM | Kegiatan penyelidikan pada umumnya dilakukan dengan menggunakan metode terbuka (overt) atau kegiatan yang dilakukan secara terang-terangan dan metode tertutup (covert) dengan teknik under cover atau sembunyi-sembunyi/terselubun. Adapun teknik penyelidikan dapat dilakukan secara berikut:

Metode dan Teknik Penyelidikan


Penyelidikan yang dilakukan secara terang dan terbuka melalui kegiatan sebagai berikut:
  1. Elisitasi (elicitation), Elisitasi adalah dengan teknik melemparkan pertanyaan yang bersifat memancing atau bersifat kondisional tanpa disadari oleh obyek.
  2. Wawancara (interview), Wawancara dilakukan melalui teknik tanya jawab, diskusi, dialog dengan narasumber dengan metode dari umum ke khusus dan dari khusus untuk dikembangkan.
  3. Observasi, Observasi dilakukan dengan cara terjun langsung ke lapangan dengan teknik melakukan peninjauan, pengamatan; dalam kegiatan observasi ini sebaiknya dilakukan melalui tahap orientasi, observasi, adaptasi dan eksploitasi terhadap semua potensi yang ada di lapangan.
  4. Pemotretan, Pemotretan ini dilakukan dengan cara memotret atau mengambil gambar obyek yang ada di lapangan, terutama terhadap sasaran.
  5. Penelitian Lapangan (research), Penelitian lapangan ini dilakukan dengan cara melakukan penelitian terhadap obyek yang ada di lapangan atau dengan metode data primer, yang sudah tentu perlu didukung oleh metode data sekunder kepustakaan.

  • Penyelidikan secara tertutup

Penyelidikan yang dilakukan secara tertutup atau sembunyi dengan teknik under cover atau klandestein melalui kegiatan sebagai berikut:
  1. Sensor, Kegiatan sensor ini dilakukan dengan cara melakukan penelitian, menyeleksi, mensortir berita, dokumen atau orang yang dicurigai untuk membatasi ruang geraknya.
  2. Penyadapan (taping), Menyadap system komunikasi obyek/sasaran yang dilakukan secara rahasia.
  3. Mencuri, Mencuri dokumen penting melalui teknik spionase.
  4. Tanam jaring, Melakukan tanam jaring orang atau agen yang dipercaya untuk mencari data yang diperlukan.
  5. Infiltrasi, Melakukan penyusupan ke dalam sarang lawan atau penetrasi dengan cara perembesan dari dalam sarang lawan.