Kaya-Karya Ibnu Khaldun

Advertisement
SUDUT HUKUM | Setelah membicarakan perjalanan hidup dan perjalanan karir Ibnu Khaldun, dalam hal ini penulis akan menguraikan tentang karya-karyanya untuk memperjelas dan melengkapi kajian terhadap Ibnu Khaldun beserta karya-karya lain yang telah terkenal seperti, al-Ibar, Muqoddimah dan at-Ta’rif, namun dapat diyakini bahwa Ibnu Khaldun tentunya masih banyak lagi berbagai karya-karya yang tidak sepopuler diatas yang belum ditemukan maupun yang belum diterbitkan.

Hal tersebut dikemukakan berdsarkan asumsi bahwa Ibnu Khaldun banyak bergerag dibidang ilmu pengetahuan dan pendidikan. Untuk itu setidaknya Ibnu Khaldun mempersiapkan naskah-naskah dan sejenisnya, guna kepentingan perkuliahan diberbagai perguruan tinggi.

Penjelasan tentang karya-karya Ibnu Khaldun yang banyak dibahas para ahli sampai saat sekarang ini adalah:

  • Kitab al-Ibar

Kitab al-Ibar merupakan kitab yang pertama yang menjelaskan teori-teori Ibnu Khaldun tentang permasalahan-permasalahan sejarah dan dan masalah-masalah dibidang ilmu sosiologi (ilmu kemasyarakatan), dan kitab ini berisi beberapa volume yang hanya sebagai pengantar atau pengenalan terhadap perjalanan hidupnya secara global. Ibnu Khaldun menyebutkan karya sejarahnya ini dengan “Kitab al-Ibar wa Diwan al-Mubtada wal Khabar fi Ayyam al-Arabi wal ‘Ajami wal Barbar wa man Asrahum min Dzawi al-Sulthan al-Akhbar”. Kita menerjemahkan kitab ini kedalam bahasa Indonesia sebagai berikut : kitab i’tibar dan catatan sejarah terdahulu dan kemudian, tentang peristiwa bangsa arab, asing dan Barbar, serta penguasapenguasa besar yang semasa dengan mereka. Ibnu Khaldun menulis kitab ini kira-kira 45 tahun dari umurnya ketika berada dirumah Qal’ah bin Salamah daerah Aljazirah.


  • Muqaddimah

Kitab Muqaddimah yang selama ini kita ketahui hanyalah sebagai pendahuluan (Muqaddimah) dari buku utamanya yakni kitab Al-‘Ibar namun demikian sekarang dipisahkan menjadi bagian lain dari kitab al-‘Ibar tersebut, hingga akhirnya menjadi karya yang berdiri sendiri sebagaimana yang kita kenal dengan nama Muqaddimah Ibnu Khaldun.

Buku Muqaddimah yang ada sekarang ini merupakan salah satu karya yang monumental yang dianggap bernilai tinggi karena mampu menelaah permasalahan-permasalahan kontemporer atau peristiwa yang aktual dengan cakupan universal tentang berbagai aspek kehidupan dan disiplin ilmu
pengetahuan. Hal tersebut membuat buah karya Ibnu Khlaldun ini menjadi hal yang menarik untuk membicarakan hingga kini sebagaimana hasil karya pemikiran-pemikiran Islam lainnya sepanjang masa.

Husain dan Slane sekalipun menjelaskan tentang kekaburan dan kekacauan dalam karya Ibnu Khaldun tidak dapat diterima begitu saja. Berdasarkan kenyataan yang ada, Ibnu Khaldun jauh dari kekaburan dan kekacauan. Karyanya sangat jelas dibanding para penulis lain yang hidup pada masa dan kebudayaannya.

Ibnu Khaldun memberikan alasan sebab-sebab yang mendorong dirinya untuk membahas secara keseluruhan isi kitab al-Ibar, dengan menjelaskan pembagian tema, dan objek utama dari masing-masing pembahasan secara sistematis menurt zamannya. Ibnu Khladun membagi pokok pembahasan
kepada enam bab, yang dalam bahasa arab dinamakan fasal. Bab-bab tersebut sebagai berikut:
  1. Bab pertama, membahas peradaban umat manusia secara umum.
  2. Bab kedua, membahas tentang peradaban masyarakat pengembara, bangsa dan kabilah-kabilah liar, serta kehidupan mereka.
  3. Bab ketiga, membahas tentang Negara, kerajaan , khilafah, pangkat, pemerintahan dan hal-hal yang berhubungan dengannya.
  4. Bab keempat, membahas tentang wilayah-wilayah pedesaan dan perkotaan, kondisi yang ada, berbagai peristiwa yang terjadi dan hal-hal utama yang harus diperhatikan.
  5. Bab kelima, membahas tentang hal mata pencaharian, ekonomi dan perdagangan. Dalam berbagai pasal juga diuraikan tentang bergam ilmu pengetahuan seperti pertanian, pembangunan dan segala ihwal yang terjadi sehubungan dengannya.
  6. Bab keenam, membahas tentang berbagai jenis ilmu pengetahuan, pengajaran dan metode-metode yang digunakan serta berbagai aspek yang berkaitan dengan masalah tersebut.


  • At-Ta’rif

At-Ta’rif merupakan buku yang berisi otobiografi Ibnu Khaldun. Ia menyelesaikan penulisan buku ini pada awal tahun 797 H. semula buku tersebut berjudul at-Ta’rif bi Ibnu Khaldun Mu’allif Hadza al-Kitab. Kemudian Ibnu Khaldun merevisi buku ini dengan melengkapinya dengan hal-hal yang baru dan dengan metode-metode yang baru juga hingga akhirakhir hidup Ibnu Khaldun yang berselang beberapa bulan sebelum ia wafat tahun 808 H, ia menambahkan beberapa sejarah negara-negara dengan secara terpisah dari permulaan sampai akhir, hingga buku tersebut beberapa bab. Dan kemudian diberi judul : At -Ta’rif bi Ibnu Khaldun Mu’allif Hadza al-Kitab wa Rihlatahu Gharban wa Syarqan,